RT Osmosis - шаблон joomla Создание сайтов

BlogRead the Latest News

 

Untuk membuat titik kontrol tanah yang akan digunakan untuk georeferensi dalam perangkat lunak pemetaan udara, beberapa hal ini perlu diperhatikan:

Buat Target yang Besar dan Jelas

Target GCP ideal bisa merupakan tanda X besar, karpet kotak-kotak, atau target melingkar dengan titik pusat. Pastikan target Anda memiliki warna kontras, seperti hitam putih dan cukup besar agar mudah terlihat dari ketinggian penerbangan.

This is an example of a high quality GCP target spray painted onto the ground using a rectangular stencil.

GPC, yang dibuat dengan tanda cat silang

 

GCP ini dibuat dengan selembar karet atap dan stiker vinil untuk membuat penanda sederhana yang tahan cuaca

Ukur Pusat GCP, dengan GPS Presisi Tinggi

Diperlukan pengukuran GPS yang sangat tepat untuk menciptakan titik kontrol tanah yang berkualitas. Untuk melakukan ini dapat digunakan penerima GPS Real Time Kinematic (RTK) atau Post Processing Kinematic (PPK).

RTK GPS is required for GCP in mapping contour lines.

Pengukuran GCP dengan GPS RTK

 

Penyebaran GCP Yang Merata

Bergantung dari luasan areal yang akan di petakan, biasanyadiperlukan minimal 4 GCP, dengan jarak maksimal antar GPC 2.5 Km,  untuk areal yang kecil lebih baik menggunakan 5 GCP yang terletak di 4 sudut peta dan 1 pusatnya.

 In this example, the subjects of interest are the 2 star shaped buildings so we place our GCP as best we can around the corners and in center of our subjects.

Ditempatkan 4 GCP  di sekitar sudut dan 1 di tengah areal

 

Pastikan GCP Anda Tidak Terhalang Dan Jelas Terlihat

Untuk membuat GCP berkualitas untuk pemetaan drone, tanda Anda harus terlihat jelas dari ketinggian penerbangan agar berhasil diproses.

 In this example, the center GCP is in a heavily shaded area and nearly invisible in the map photos.

 GCP yang ditengah terletak pada areal bayangan, yang hanpir tidak terlihat pada foto.

 Sumber : https://www.groundcontrolpoints.com